Bupati Tutup Bimtek PUG, Tabalong Perkuat Upaya Cegah Nikah Dini dan Stunting – Klikkalsel.com


TANJUNG, klikkalsel.com – Bupati Tabalong H. Muhammad Noor Rifani resmi menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengarusutamaan Gender (PUG) yang digelar di Diamond Ballroom, Aston Tanjung City Hotel, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Tabalong ini, dihadiri narasumber serta peserta dari berbagai unsur, meliputi aparat penegak hukum, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, serta pemerintah desa dan kelurahan.

Kepala Dinas Sosial, P3AP2KB Tabalong H Syam’ani mengatakan, pelaksanaan Bimtek tersebut merupakan implementasi strategi nasional Pengarusutamaan Gender sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 serta diperkuat melalui Permendagri Nomor 15 Tahun 2008 dan Permendagri Nomor 67 Tahun 2011.

“Artinya, setiap perangkat daerah wajib mengintegrasikan perspektif gender dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan di Tabalong,” ujarnya.

Syam’ani menjelaskan, Bimtek berlangsung selama empat hari, mulai Senin (20/7/2026) hingga Kamis (23/7/2026). Kegiatan dibagi dalam dua angkatan dengan masing-masing diikuti 60 peserta, sehingga total peserta mencapai 120 orang.

H. Syam’ani menjelaskan, angka kelahiran dari ibu berusia di bawah 20 tahun di Tabalong masih tergolong tinggi. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya risiko stunting, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta berbagai persoalan sosial lainnya akibat perkawinan anak.

Baca Juga : Bupati Tabalong Resmikan Musala dan Motivasi Siswa MTsN 4 Tabalong

Baca Juga : Bupati Tabalong Imbau ASN Gunakan Pertamax, Distribusi Pertalite Harus Tepat Sasaran

“Kami dalam beberapa minggu ini roadshow ke desa-desa untuk melaksanakan Penguatan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat. Salah satunya adalah mendorong aparat desa dan masyarakat agar bersama-sama terlibat secara aktif dalam mencegah terjadinya perkawinan anak,” ucapnya.

Terkait  Petani Jonggol Happy Harga Pupuk Turun 20%: Apalagi Sekarang HET Padi Sudah Bagus

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tabalong H. Fani menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, dan peserta yang telah mengikuti rangkaian bimbingan teknis dengan baik.

Menurutnya, selama beberapa hari pelaksanaan kegiatan, seluruh peserta telah bersama-sama memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pengarusutamaan gender sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi langkah nyata agar setiap proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan benar-benar memperhatikan kebutuhan perempuan dan laki-laki secara proporsional sesuai kondisi dan perannya masing-masing” ujar H Fani.

Ia berharap, ilmu dan pemahaman yang diperoleh selama bimbingan teknis dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di instansi masing-masing, sehingga pengarusutamaan gender benar-benar terwujud dalam setiap kebijakan dan program pembangunan yang inklusif serta berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

“Saya mengajak seluruh perangkat daerah, aparat penegak hukum, serta pemerintah desa dan kelurahan untuk terus memperkuat sinergi mewujudkan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender, sehingga pembangunan di Kabupaten Tabalong semakin inklusif dan tepat,” tuturnya.

Bupati berharap, komitmen yang telah dibangun bersama dapat terus dijaga demi mewujudkan Tabalong SMART, yakni Tabalong yang Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan. (adv/renn)

Editor : Akhmad





Source link