BALANGAN, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten Balangan menegaskan komitmennya dalam mendukung perlindungan anak dan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kabupaten Balangan yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Selasa (21/7/2026).
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, Abiji, mengucapkan selamat HUT ke-76 IGTKI-PGRI kepada seluruh guru taman kanak-kanak serta Selamat Hari Anak Nasional ke-42 kepada seluruh anak Indonesia, khususnya anak-anak di Kabupaten Balangan. Ia berharap IGTKI-PGRI terus berkembang menjadi organisasi yang profesional dan mampu meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini.
Abiji menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter generasi penerus. Menurutnya, pada masa emas pertumbuhan, anak-anak mulai mengenal nilai-nilai agama, budi pekerti, kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, gotong royong, hingga rasa percaya diri yang akan menjadi bekal dalam kehidupan.
“Peran guru PAUD dan TK sangatlah mulia. Bapak dan ibu guru bukan hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga membentuk karakter, membimbing sikap, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta memberikan kasih sayang kepada anak-anak kita. Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru PAUD dan TK di Kabupaten Balangan atas dedikasi dan pengabdiannya,” ujar Abiji.
Baca Juga : Pawadahan Nanang Galuh Balangan Gelar Sosialisasi, Jaring Peserta Pemilihan 2026
Baca Juga : Pemkab Balangan Peringati Hari Anak Nasional ke-42 dengan Seminar Edukatif
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang ramah anak, aman, sehat, serta bebas dari kekerasan, diskriminasi, maupun perundungan. Pemerintah Kabupaten Balangan, lanjutnya, akan terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi guru, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat.
“Kami yakin membangun pendidikan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Ketika orang tua dan guru berjalan seiring, insyaallah anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, sehat, dan mandiri. Dari Kabupaten Balangan akan lahir dokter, guru, insinyur, ulama, pengusaha, atlet, seniman, hingga pemimpin bangsa di masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Balangan, Nazarina, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI. Menurutnya, perjalanan organisasi selama ini tidak lepas dari semangat kebersamaan seluruh pengurus dan anggota di setiap kecamatan sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan dan meraih berbagai prestasi dalam memajukan pendidikan anak usia dini.
“Perjalanan organisasi ini tidak akan berarti tanpa kebersamaan. Berbagai kegiatan, tantangan, hingga prestasi yang berhasil kita raih merupakan hasil kerja sama seluruh pengurus dan anggota IGTKI-PGRI se-Kabupaten Balangan. Tidak ada keberhasilan yang lahir dari satu orang, melainkan dari semangat saling mendukung dan menguatkan untuk memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan anak usia dini,” ujar Nazarina.
Menjelang berakhirnya masa kepengurusannya, Nazarina menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus, anggota, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta seluruh mitra yang telah mendukung perjalanan organisasi. Ia berharap kepengurusan berikutnya mampu membawa IGTKI-PGRI Kabupaten Balangan menjadi organisasi yang lebih maju, adaptif, inovatif, dan semakin profesional dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
“Saya berharap kepengurusan berikutnya dapat membawa IGTKI-PGRI Kabupaten Balangan menjadi organisasi yang lebih maju, adaptif, inovatif, dan semakin dicintai seluruh anggotanya. Mari kita terus menjaga semangat kebersamaan karena di tangan kitalah karakter, akhlak, keceriaan, dan masa depan anak-anak mulai dibentuk,” tutup Nazarina.
rfk/klik
