Read Time:1 Minute, 20 Second
Murung Raya, Info Publik – Seminar yang diinisiasi oleh Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Kabupaten Murung Raya (Mura) menjadi momentum refleksi bagi umat Kristen dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara dan beragama.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Mura, Heriyus, yang diwakili oleh Asisten I Setda Kab. Mura, Rahmat K. Tambunan dalam pembukaan seminar bertempat di gedung Gereja JKI Sungai Yordan, Puruk Cahu, Selasa (4/2/2026)
Seminar ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan penguatan bagi para pendeta dan hamba Tuhan yang hadir, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya berperan aktif sebagai warga negara yang baik.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendeta dan pelayan Tuhan dapat semakin berkontribusi dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis, serta memperkuat nilai-nilai toleransi dan persatuan,” ujar Rahmat K. Tambunan saat membawakan sambutan Bupati.Seminar yang berlangsung selama dua hari, Selasa 4 Februari hingga Kamis 5 Februari 2026, mengangkat tema “Berjalan dengan Karunia, Anugerah dan Kuasa Roh Kudus”.
Kegiatan ini menghadirkan pembicara Rev. Elisha Chieng dan Ps. John Dimer, serta diikuti oleh puluhan hamba Tuhan lintas denominasi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PGLII Kabupaten Murung Raya, Pdt. Aristopelis, bersama para pendeta dan pelayan gereja dari berbagai denominasi di wilayah Murung Raya.
Rangkaian acara diawali dengan ibadah pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan materi seminar oleh para pembicara. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan rohani dan diskusi yang diharapkan mampu memperkaya pemahaman serta memperkuat pelayanan di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang beriman, berkarakter dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.
(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).
