Rakor Tim Percepatan Stunting Kabupaten Murng Raya


Read Time:1 Minute, 43 Second

Murung Raya, Info Publik – Bertempat di aula Pertemuan UPTD Rumah Sakit Umum Daerah Puruk Cahu, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Murung Raya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri oleh berbagai elemen terkait, perwakilan dari beberapa Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan konvergensi semua pihak dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kabupaten Murung Raya, Selasa (25/11/2025)

Dalam laporannya Plt. Kepala Dinas P3ADALDUKKB Kabupaten Murung Raya, Lynda Kristiane menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat telah menetapkan program Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting sebagai prioritas nasional. Target prevalensi stunting Nasional tahun 2025 sebesar 18,8% dan Kalimantan Tengah 20,6%, pada tahun 2024 target penurunan stunting Kabupaten Murung Raya adalah 17,26%.

Rapat koordinasi TPPS Tingkat Kabupaten Murung Raya bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan konvergensi semua pihak terkait dalam rangka percepatan dan penurunan stunting. Selain itu, rapat ini juga bertujuan untuk mempertajam perencanaan, pengaanggaran dan penyusunan rencana kerja agar tepat sasaran dan menyeluruh serta simultan.

Peserta rapat koordinasi TPPS Tingkat Kabupaten Murung Raya terdiri dari seluruh anggota TPPS Kabupaten Murung Raya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan, Kepala Puskesmas Se- Kabupaten Murung Raya, dan mitra kerja lainnya.

Rapat koordinasi ini merupakan salah satu upaya untuk mencapai target penurunan stunting Kabupaten Murung Raya pada tahun 2025.

Bupati Murung Raya, yang diwakili oleh Asisten I Setda Kab.Mura, Rahmat K Tambunan, dalam sambutannya menekankan pentingnya penanganan stunting sebagai prioritas nasional. “Stunting tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik anak, tapi juga berdampak pada perkembangan otak dan potensi anak di masa mendatang,” ujarnya.

Terkait  Prabowo di Pertemuan Tahunan BI: Indonesia Makin Optimistis di Tengah Gejolak Global

Data menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Murung Raya telah menurun signifikan dari 40,9% pada tahun 2022 menjadi 15,8% pada tahun 2024. Namun, upaya percepatan penurunan stunting masih diperlukan untuk mencapai target 14,4% pada tahun 2029.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat membangun mekanisme kerja yang konvergen, terarah, dan terukur dalam penanganan stunting di Kabupaten Murung Raya. Beberapa program inovasi, seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), juga dibahas dalam acara ini.

(DiskominfoSP_Nof, Ren. Foto: Ren).

Avatar photo



Source link