Apel Gabungan, Dinsos Tabalong Ajak SKPD Perkuat Sinergi Tangani Persoalan Sosial


TANJUNG, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong menggelar Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong di Halaman Pendopo Bersinar, Kecamatan Murung Pudak, Senin (3/8/2026).

Apel gabungan tersebut dipimpin Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabalong selaku pembina apel dan diikuti para ASN dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabalong.

Dalam amanatnya, Kepala Dinas Sosial menyampaikan sejumlah arahan kepada seluruh ASN, agar terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga mengajak, seluruh aparatur untuk memperkuat sinergi dan menjaga komitmen dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.

Syam’ani mengatakan, ada sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama seluruh SKPD, di antaranya penguatan perlindungan sosial bagi keluarga rentan, lansia terlantar, dan penyandang disabilitas berat, peningkatan peran perempuan, pencegahan kekerasan dan perkawinan anak, serta pengendalian penduduk dan peningkatan kualitas keluarga.

“Alhamdulillah, pada 2025 kita berhasil menurunkan angka kemiskinan hampir 1 persen, tepatnya 0,97 persen, dari 5,67 persen menjadi 4,64 persen. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan, sinergi, dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Baca Juga : Aturan Diperketat, Pemkab Tabalong Evaluasi Pengendalian Distribusi BBM

Baca Juga : Bazar UMKM Kreatif Tabalong Jadi Penggerak Ekonomi

Selain itu, ia menyampaikan sejumlah program yang dijalankan Dinas Sosial, di antaranya Program Rasdar yang menyasar 2.181 keluarga penerima manfaat dengan bantuan 20 kilogram beras dan 12 butir telur itik setiap bulan. Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2026 juga mengalokasikan 45 unit, terdiri dari 35 pembangunan baru dan 10 rehabilitasi yang pelaksanaannya hampir rampung.

Ia menambahkan, Pemkab Tabalong juga memberikan bantuan tunai sebesar Rp700 ribu per bulan kepada lansia terlantar serta bantuan kepada 43 penyandang disabilitas berat setiap bulan.

Terkait  Bupati dan Wabup Mura Hadiri Buka Puasa Bersama Santri dan Anak Yatim

Ia mengatakan, persoalan perkawinan anak serta tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peringatan bagi semua pihak agar bersama-sama memperkuat upaya pencegahan terhadap kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Pada 2024 tercatat ada 65 kasus pengaduan. Kemudian pada tahun 2025 menurun menjadi 63 kasus. Nah, tahun 2026 ini sampai dengan bulan Juli kemarin tercatat ada 48 kasus pengaduan kekerasan tersebut. Semua persoalan ini menjadi PR bagi kita semua,” tuturnya.

Melalui sinergi seluruh perangkat daerah, diharapkan berbagai tantangan sosial tersebut dapat ditangani secara bertahap sehingga kesejahteraan masyarakat Tabalong terus meningkat. (adv/renn)

Editor : Akhmad





Source link