Pemkab Mura Bersama IPB Dampingi Petani Budidaya Padi Gogo

Sekelompok petani berdiri di ladang padi dengan spanduk di tengah tanaman hijau. Kelompok petani berdiri di ladang padi dengan spanduk.


Read Time:1 Minute, 51 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Pertanian bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) University melaksanakan pendampingan teknologi budidaya padi gogo dan uji varietas di Desa Danau Usung Kecamatan Murung, Desa Oreng Kecamatan Tanah Siang Selatan dan Desa Karali, Kecamatan Tanah Siang. Kegiatan ini melibatkan sejumlah petani dari berbagai kelompok tani dan berlangsung selama satu musim tanam.

Pendampingan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan produktivitas padi gogo yang masih tergolong rendah akibat penggunaan varietas lokal berpotensi rendah dan teknik budidaya konvensional. Program ini sekaligus mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di wilayah lahan kering Kabupaten Murung Raya.

Dalam kegiatan tersebut, diuji sejumlah varietas unggul adaptif lahan kering, antara lain IPB 8G, IPB 9G, IPB 10G, Inpago 12, Inpago 13, IPB 13S, dan IPB 15S, serta padi lokal unggulan di masing-masing desa. Petani juga mendapatkan pendampingan teknis mulai dari persiapan lahan, pemupukan berimbang, pengendalian hama terpadu, hingga penanganan pascapanen.

Salah satu petani, Giyanto dari Desa Danau Usung, mengaku program ini memberikan manfaat nyata bagi petani. “Kami bisa melihat langsung perbedaan hasil antara padi lokal dan varietas unggul. Dengan pendampingan dari tim, kami jadi lebih paham cara bertani yang benar,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Hal senada disampaikan bapak Tarigan, petani peserta lainnya, yang merasakan langsung dampak pendampingan di lapangan. “Kami tidak hanya mendapat benih dan pupuk, tetapi juga dibimbing dari awal sampai panen. Hasilnya sangat memuaskan dan akan kami lanjutkan di musim tanam berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Kabupaten Murung Raya, melalui Sekretaris Distanik, Humerus Elmar menegaskan bahwa pendampingan ini akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan. “Kami berkomitmen untuk terus mendampingi petani dan memperluas program ini ke desa-desa lain melalui pembentukan kelompok tani penangkar benih,” ucapnya.

Terkait  Wabup Murung Raya Kaji Peningkatan PAD Sektor Pertambangan ke Kutai Kartanegara – Sinar Barito

Ia menambahkan, target Pemerintah Daerah adalah menjadikan Kabupaten Murung Raya sebagai salah satu sentra produksi padi gogo di Kalimantan Tengah dengan produktivitas tinggi dan berkelanjutan. “Program ini merupakan langkah awal menuju pertanian yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya.

Program pendampingan budidaya padi gogo ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan Tanpa Kelaparan dan Konsumsi serta Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui penerapan teknologi ramah lingkungan dan penguatan kapasitas petani lokal.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto: Res, Nof).

Avatar photo



Source link